Menu Close

Tujuan Umum

1 . Membantu anak untuk terus belajar sepanjang hayat guna menguasai keterampilan hidup. Pembelajaran bagi anak usia dini bukan berorientasi pada sisi akademik saja melainkan menitikberatkan kepada pelatihan dasar kearah pertumbuhan dan perkembangan fisik, Bahasa, intelektual, social, emosi serta seluruh kecerdasan. Dengan demikian dapat mengakomodasi semua aspek perkembangan anak dalam suasana yang menyenangkan dan menimbulkan minat anak.

2. Mengembangkan berbagai potensi anak sejak dini sebagai persiapan untuk hidup dan dapat menyesuaikan diri dengan lingkungannya. sedangkan berdasarkan tinjauan aspek di daktis psikologis, tujuan pendidikan anak usia dini yang utama adalah :

  • Menumbuhkembangkan pengetahuan, sikap dan keterampilan agar mampu menolong diri sendiri sendiri yaitu mandiri dan bertanggung jawab terhadap diri sendiri seperti mampu merawat dan menjaga kondisi fisiknya maupun mengendalikan emosinya dan mampu membangun hubungan dengan orang lain.
  • Meletakkan dasar-dasar tentang bagaimana seharusnya belajar. Hal ini sesuai dengan perkembangan paradigm baru dunia pendidikan melalui 4 (empat) pilar pendidikan yang dicanangkan oleh UNESCO yaitu learning to Know, Learning To Do, Learning To Be, dan Learning To Live Together yang dalam implementasinya melalui pendekatan Bermain Sambil Belajar (learning To Playing), Belajar yang menyenangkan (Joyful Learning) serta menumbuhkan kembangkan keterampilan hidup (life Skills) sederhana sedini mungkin.

3. Memberikan pengasuhandan pembimbingan yang memungkinkan anak usia dini tumbuh dan berkembang sesuai dengan usia dan potensinya.

4. Mengidentifikasi penyimpangan yang mungkin terjadi sehingga jika terjadi pempingan dapat dilakukan intervensi diri.

5. Menyediakan pengalaman yang beranekaragam dan mengasikkan bagi anak usia dini yang memungkinkan mereka mengembangkan potensi dalam berbagai bidang, sehingga siap untuk mengikuti pendidikan pada Jenjang Sekolah Dasar (SD).